Jumat, 15 Maret 2013

Tanaman Penyerap CO2 Terbaik, Tertinggi dan Terbanyak


          Di sekolah kita diajarkan bahwa semua tanaman merupakan penyerap karkarbondioksida (CO2) di udara. Tetapi setiap pohon dari jenis yang berbeda punya kadar penyerapan karbondioksida yang berbeda pula. Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak global warming dengan melakukan program pengurangan Karbondioksida dengan melakukan penanaman, kita harus memilih pohon yang punya daya serap karbondioksida tinggi. tumbuhan melakukan fotosintesis untuk membentuk zat makanan atau energi yang dibutuhkan tanaman tersebut. Dalam fotosintesis tersebut tumbuhan menyerap karbondioksida (CO2) dan air yang kemudian diubah menjadi glukosa dan oksigen dengan bantuan sinar matahari.
          Endes N Dahlan, seorang dosen Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor pada tahun 2007-2008 telah melakukan penelitian tentang daya serap karbondioksida pada berbagai jenis pohon/tanaman. Endes menemukan bahwa pohon trembesi (Samanea saman) terbukti dapat menyerap paling banyak karbondioksida dibandingkan pohon lainnya. Dalam setahun, trembesi mampu menyerap 28.488,39 kilogram karbondioksida. Disusul kemudian oleh pohon cassia (Cassia sp) yang mampu menyerap 5.295,47 kilogram.
            Banyak faktor yang memengaruhi tanaman memiliki daya serap karbondioksida sehingga menyebabkan perbedaan kemampuan tanaman sebagai tanaman/pohon penyerap karbondioksida akan. Di antaranya ditentukan oleh mutu klorofil. Mutu klorofil ditentukan berdasarkan banyak sedikitnya magnesium yang menjadi inti klorofil. Semakin besar tingkat magnesium, daun akan berwarna hijau gelap. Daya serap karbondioksida sebuah pohon juga ditentukan oleh luas keseluruhan daun, umur daun, dan fase pertumbuhan tanaman. Selain itu, Pohon-pohon yang berbunga dan berbuah memiliki kemampuan fotosintesis yang lebih tinggi sehingga mampu sebagai penyerap karbondioksida yang lebih tinggi yang tentunya akan lebih baik. Faktor lainnya yang ikut menentukan daya serap karbondioksida adalah suhu, dan sinar matahari, ketersediaan air.

Nama Pohon Nama Ilmiah Daya serap CO2 (Kg/pohon/tahun):
1. Trembesi / Ki Hujan Samanea saman 28.448,39 
2. Cassia Cassia sp 5.295,47 
3. Kenanga Canangium odoratum 756,59 
4. Pingku Dysoxylum excelsum 720,49 
5. Beringin Ficus benyamina 535,90 
6. Kiara Payung/ Krey payung Fellicium decipiens 404,83 
7. Matoa Pornetia pinnata 329,76 
8. Mahoni Swettiana mahagoni 295,73 
9. Saga Adenanthera pavoniana 221,18 
10. Bungkur Lagerstroema speciosa 160,14

         Dengan menanam pohon trembesi merupakan suatu usaha untuk mengurangi karbondioksida sebagai usaha besar untuk mengurangi dampak global warming. Pohon apapun yang anda tanam, akan membantu bumi menyeimbangkan alamnya.

Sumber tulisan :
http://blogs.unpad.ac.id/boenga/2011/08/23/tanaman-penyerap-karbondioksida/ 
http://www.tropical-plants-flowers-and-decor.com/monkey-pod-tree.html 
www.agroforestry.net/tti/Samanea-raintree.pdf



Selasa, 12 Maret 2013

HARI AEK SEDUNIE 2013


             Untuk mengingatkan bahwa bumi yang terdiri dari tanah dan air merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa yang harus dipelihara, maka semua Negara anggota PBB memperingati Hari Air Sedunia (World Water Day) pada tiap tanggal 22 Maret. Peringatan juga dilakukan di Indonesia, dimaksudkan sebagai wahana untuk memperbaharui tekad kita dalam melaksanakan agenda 21 yang dicetuskan pada tahun 1992 pada United Nation Conference on Environment and Development (UNCED) yang diselenggarakan di Rio de Janeiro, atau secara populer dikenal dengan sebutan “Earth Summit/Pertemuan Dunia”. Pada Sidang Umum PBB ke 47 tanggal 22 Desember 1992 melalui Resolusi nomor 147/1993, usulan Agenda 21 diterima dan sekaligus ditetapkan sebagai Hari Air Sedunia yang mulai diperingati sejak tahun 1993 oleh disetiap Negara anggota PBB.
(Sumber : www.menkokesra.go.id)

HARI KEHUTANAN SEDUNIA


Hutan
Hari hutan sedunia sudah diperingati oleh masyarakat dunia sekitar 30 tahun belakangan ini.

Awalnya sih, hari hutan sedunia ini hanya diperingati oleh General Assembly of the European Confederation of Agriculture . Nggak berapa lama kemudian, organisasi di PBB yang mengurus bidang makanan dan pertanian segera mendukung kegiatan itu di seluruh dunia.
Tanggal 21 Maret dipilih oleh masyarakat dunia untuk menjadi momentum peringatan Hari Hutan Sedunia yang saat itu mengampanyekan 3 hal utama untuk menjaga keberadaan hutan di dunia, yaitu melindungi hutan, memanfaatkan hasil hutan, dan menjadikan hutan sebagai tempat rekreasi alam untuk kesejahteraan manusia.
Soal Hutan 
Hutan
hutan tropis yang banyak di Indonesia. Foto: jenningsk.net
Kamu tahu dong, di hutan itu enggak melulu pohon-pohon besar saja, tapi di hutan pun terdapat berbagai makhluk hidup yang berkembang biak di dalamnya, termasuk air, tumbuhan dan hewan.
Sayangnya, karena global warming (pemanasan global) fungsi hutan sebagai paru-paru dunia mulai menipis. Pembukaan areal hutan, penebangan liar, pembabatan hutan untuk lahan pertanian dan segala kegiatan produksi komersial lainnya, termasuk memburu hewan-hewan liar yang hidup di hutan dilakukan manusia secara besar-besaran.
Dari tahun ke tahun kegiatan itu terus berlangsung, sampai akhirnya pemanasan global, bencana alam, seperti longsor, banjir, dan lainnya mulai melanda.
Oleh karena itu, untuk memperingati hari hutan sedunia, setiap organisasi yang bergerak dalam bidang lingkungan hidup menghimbau untuk menyelamatkan hutan.
Hutan
Hutan tropis di Indonesia sudah mulai rusak karena ulah manusia. Foto: kbears.com
Luas Hutan di Indonesia 
Kawasan hutan Indonesia mencapai 162 juta hektar . Lahan hutan terluas itu ada di Papua (32,36 juta hektar luasnya). Kemudian hutan Kalimantan (28,23 juta hektar), Sumatera (14,65 juta hektar), Sulawesi (8,87 juta hektar), Maluku dan Maluku Utara (4,02 juta hektar), Jawa (3,09 juta hektar), Bali dan Nusa Tenggara (2,7 juta hektar).

Nah, luas banget, kan hutan di Indonesia. Asal kamu tahu saja nih, Indonesia adalah pemilik hutan hujan tropis terluas ke-3 di dunia, setelah Brasil dan Kongo. Dan sayangnya, menurut buku Rekor Dunia Guinness , Indonesia adalah negara yang memiliki tingkat kehancuran hutan tercepat di antara negara-negara yang memiliki 90 persen dari sisa hutan di dunia.
Berapa luas hutan yang dihancurkan? 
Menurut buku tersebut, Indonesia menghancurkan luas hutan yang setara dengan 300 lapangan sepakbola setiap jamnya. (Gleekkk!) Forest Watch Indonesia pun mencatat kerusakan hutan di Indonesia dari tahun terus meningkat, sampai saat ini saja sudah mencapai 2 juta hektar per tahun.

Sebanyak 72% dari hutan asli Indonesia telah musnah. Akibatnya, luas hutan Indonesia selama 50 tahun terakhir telah berkurang dari 162 juta hektar menjadi 98 juta hektar.
Sedih banget ya.. padahal hutan adalah bank makanan terbesar lho! Kalau setiap tahunnya berkurang, akibatnya bank makanan makhluk hidup di dunia semakin hari semakin menipis. Duh, apa dong yang harus dilakukan untuk menyelamatkan bank makanan kita ini? (Ervina/Kidnesia.com/berbagai sumber)

Senin, 11 Maret 2013

KALENDER LINGKUNGAN

NO
TANGGAL
PERINGATAN
1
I JANUARI
HARI DHARMA SAMUDERA
2
2 FEBRUARI
HARI LAHAN BASAH SEDUNIA
3
21 FEBRUARI
HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL
4
20 MARET
HARI KEHUTANAN SEDUNIA
5
22 MARET
HARI AIR SEDUNIA
6
27 MARET
HARI PELANGI
7
22 APRIL
HARI BUMI
8
31 MEI
HARI TANPA TEMBAKAU SEDUNIA
9
05 JUNI
HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA
10
17 JUNI
HARI MEMERANGI PENGGUNAAN LAHAN DAN KEKERINGAN SEDUNIA
11
16 SEPTEMBER
HARI OZON INTERNASIONAL
12
22 SEPTEMBER
HARI BEBAS KENDARAAN BERMOTOR
13
06 OKTOBER
HARI HABITAT SEDUNIA
14
05 NOVEMBER
HARI CINTA PUSPA DAN SATWA NASIONAL
15
21 NOVEMBER
HARI POHON
16
02 DESEMBER
HARI KONSERVASI IKAN PAUS
17
29 DESEMBER
HARI KEANEKARAGAMAN HAYATI

IDE ITU TIDAK ADA MATINYA

           Pemanfaatan barang-barang bekas bisa loh jadi produk yang bernilai tinggi... lho2"" pada harus ingat bahwa "Ide itu tidak ada matinya" kate pak president kreatif yang mana beliau merupakan salah satu alumni sekaligus perintis awal UKM PLH HIBER UNTAN. Kini beliau sukses dengan ide-ide yang selalu ada di pikirannya.... Tuh kan..." Sobat Hiber kreatif itu membawa kesuksesan.

UKM PLH HIBER UNTAN

UKM PLH HIBER UNTAN
(Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli Lingkungan Hidup "Hijau Bersih" Untan)

(UKM PLH HIBER UNTAN) merupakan salah satu UKM UNTAN yang berupaya untuk membantu peningkatan kualitas lingkungan hidup.

FOKUS : Pada kampanye-kampanye lingkungan dan aksi nyata untuk bumi.

VISI : meningkatkan kesadaran & jumlah masyarakat khususnya generasi muda yang bisa mengaplikasikan pola hidup ramah lingkungan (Green Lifestyle / Eco Lifestyle) serta terciptanya lingkungan hidup yang sehat, hijau, teduh, bersih dan indah.

MISI : Mengajak siapapun khususnya generasi muda agar bisa melakukan pola hidup ramah lingkungan (Green Lifestyle / Eco Lifestyle) dimulai dari diri sendiri & dari hal-hal kecil.

Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli Lingkungan Hidup
HIJAU BERSIH
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
JL. M. ISJA KOMP. PKM UNTAN PONTIANAK, KALBAR 78124

Senin, 04 Maret 2013

Be Hero To Earth

Dibuka Pendaftaran Anggota Baru
UKM PLH HIBER UNTAN
Dari tanggal 04 - 16 Maret 2013

Persyaratan :
- Photo copy KTM (1 lembar)
- Pas Photo (warna 3x4)
- Mengisi Formulir Pendaftaran
- Mahasiswa Angkatan 2011 - 2012
 GRATISSSSS!!!!!!